Home KEBUDAYAAN MUSEUM Museum Mpu Purwa

Museum Mpu Purwa

Sebelum berdiri menjadi sebuah museum yang kita kenal, Museum Mpu Purwa mempunyai sejarah yang cukup panjang. Bermula dari keprihatinan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang (sebelum menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) terhadap kurangnya perhatian dan penjagaan benda koleksi artefak di Kota Malang. Padahal sudah seharusnya benda-benda peninggalan bersejarah tersebut dijaga dan dilestarikan. Menanggapi rasa prihatin tersebut, sekitar tahun 1980-an, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang merencanakan pembangunan suatu penampungan atau balai penyelamatan untuk artefak tersebut. Terlebih selama masa itu, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan BP3 Trowulan (sekarang menjadi BPCB Trowulan) secara giat mengumpulkan benda-benda purbakala yang berada di Kota Malang sehingga kebutuhan akan tempat khusus untuk menampung artefak sangat dibutuhkan. Sayangnya, perencanaan tersebut tidak dapat direalisasikan dengan segera sehingga sempat menyebabkan koleksi benda peninggalan bersejarah yang kebanyakan berupa arca tersebut berpindah-pindah tempat seperti di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Taman Rekreasi Senaputra, Perpustakaan kota, dan RM Cahaya Ningrat yang merupakan tempat milik Walikota Malang masa itu.

Pada tahun 2000-an, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang yang sudah berganti menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengangkat kembali rencana pembangunan balai penyelamatan benda purbakala. Akhirnya, pada tahun 2003, rencana pembangunan yang sempat tertunda beberapa tahun tersebut akhirnya dapat terealisasikan. Artefak yang sebelumnya berpindah-pindah tempat tersebut mulai dikumpulkan di lahan bekas Sekolah Dasar Mojolangu 2 yang sudah tidak difungsikan lagi. Bangunan sekolah dipugar dan dijadikan Balai Penyelamatan Benda Purbakala Mpu Purwa. Usai setahun pembangunan, tepat pada 2 Mei 2004, bangunan ini diresmikan oleh Walikota Malang, Drs. Peni Suparto, M.A.P.

Seiring berjalannya waktu, benda koleksi artefak makin bertambah dan sejalan dengan sejarah permuseuman Indonesia, sejak tahun 2000-an revitalisasi museum menjadi Program Prioritas Pembangunan Nasional. Balai Penyelamatan Benda Purbakala Mpu Purwa termasuk dalam program revitalisasi ini dan proses pembangunannya dilaksanakan mulai tahun 2014. Menandai selesainya revitalisasi yang berjalan selama beberapa tahun, tepat pada tanggal 7 Juli 2018, Balai Penyelamatan Benda Purbakala Mpu Purwa diresmikan menjadi Museum Mpu Purwa oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

 

Sumber:
(n.d.). Museum Mpu Purwa. Retrieved July 21, 2022, from https://www.mpupurwamalang.org
Aris Munandar, A., & Al, E. (2011). Sejarah Permuseuman di Indonesia. Direktorat
Permuseuman, Direktorat Jenderal Sejarah Dan Purbakala, Kementerian Pariwisata Dan
Ekonomi Kreatif. Retrieved July 31, 2022 from
https://play.google.com/books/reader?id=fFzDCgAAQBAJ&pg=GBS.PP2&num=13&print
sec=frontcover

Museum Mpu Purwa: Dari Gedung SD Hingga Menjadi Museum yang Modern


Jati, S. S. P., Suprapta, B., & Wedhanto, S. (2014). Eksplorasi Nilai-nilai Pendidikan
Karkter Bangsa Dari Sejarah Lokal Malang Mulai Zaman Prasejarah Sampai
Masa Hindu-Budha Abad XI. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 8(1), 83–95.
https://doi.org/10.17977/sb.v8i1.4757