Disdikbud Gandeng Sekda dan BBPMP Jawa Timur Gencarkan Advokasi Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Selasa,26 Mei 2026 by Azhar Arranirie
MALANG (26/05/2026) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan kualitas ekosistem pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan "Advokasi Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman". Agenda strategis ini digelar sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dasar.
Kegiatan ini dibuka secara resmi dan mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Kota Malang, Bapak Ir. Erik Setyo Santoso, S.T., M.T. Dalam pengarahannya, beliau menekankan bahwa urgensi pembentukan Pokja ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah kebutuhan mendasar untuk menjamin hak-hak anak dalam mendapatkan rasa aman selama menuntut ilmu. Sinergi yang kuat antara jajaran penentu kebijakan di tingkat kota dan perangkat pendidikan di lapangan diharapkan mampu mempercepat realisasi sekolah ramah anak yang konsisten di Kota Malang.
Hadir sebagai mitra strategis dalam kegiatan ini adalah tim perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan BBPMP Jawa Timur menjadi krusial dalam memberikan asistensi, pengawalan standar mutu, serta penyelarasan regulasi pusat dan daerah. Melalui pendampingan ini, Pokja Budaya Sekolah yang akan dibentuk di Kota Malang diharapkan memiliki indikator keberhasilan yang terukur, terstruktur, serta sejalan dengan instrumen Asesmen Nasional, khususnya pada aspek lingkungan belajar.
Dari jajaran internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, kegiatan ini dikawal langsung oleh Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang bersama Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Bapak Muflikh Adhim, S.E., M.M. Bapak Muflikh Adhim menyampaikan bahwa pembentukan Pokja ini akan menjadi jembatan koordinasi yang efektif antar-pemangku kepentingan. Tugas Pokja nantinya tidak hanya berfokus pada langkah preventif dan penanganan kasus, tetapi juga pada penguatan edukasi serta pembiasaan nilai-nilai positif secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Secara teknis operasional, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Ibu Wahju Oriendriani, S.Pd., memaparkan bahwa implementasi program ini akan menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa yang berlandaskan Profil Pelajar Pancasila. Bidang Pendidikan Dasar akan bergerak aktif melakukan sosialisasi, pelatihan, serta monitoring ke sekolah-sekolah untuk memastikan nilai-nilai budaya aman dan nyaman ini benar-benar terinternalisasi, baik dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Melalui pelaksanaan advokasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang berharap seluruh elemen pendidikan mulai dari kepala sekolah, guru, komite, hingga orang tua dapat menyatukan visi dan langkah. Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan mutu pendidikan di Kota Malang yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga sukses dalam mencetak generasi emas yang berkarakter kuat, sehat secara mental, dan berdaya saing tinggi. (Iza Pendas)
Kegiatan ini dibuka secara resmi dan mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Kota Malang, Bapak Ir. Erik Setyo Santoso, S.T., M.T. Dalam pengarahannya, beliau menekankan bahwa urgensi pembentukan Pokja ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah kebutuhan mendasar untuk menjamin hak-hak anak dalam mendapatkan rasa aman selama menuntut ilmu. Sinergi yang kuat antara jajaran penentu kebijakan di tingkat kota dan perangkat pendidikan di lapangan diharapkan mampu mempercepat realisasi sekolah ramah anak yang konsisten di Kota Malang.
Hadir sebagai mitra strategis dalam kegiatan ini adalah tim perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan BBPMP Jawa Timur menjadi krusial dalam memberikan asistensi, pengawalan standar mutu, serta penyelarasan regulasi pusat dan daerah. Melalui pendampingan ini, Pokja Budaya Sekolah yang akan dibentuk di Kota Malang diharapkan memiliki indikator keberhasilan yang terukur, terstruktur, serta sejalan dengan instrumen Asesmen Nasional, khususnya pada aspek lingkungan belajar.
Dari jajaran internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, kegiatan ini dikawal langsung oleh Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang bersama Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Bapak Muflikh Adhim, S.E., M.M. Bapak Muflikh Adhim menyampaikan bahwa pembentukan Pokja ini akan menjadi jembatan koordinasi yang efektif antar-pemangku kepentingan. Tugas Pokja nantinya tidak hanya berfokus pada langkah preventif dan penanganan kasus, tetapi juga pada penguatan edukasi serta pembiasaan nilai-nilai positif secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Secara teknis operasional, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Ibu Wahju Oriendriani, S.Pd., memaparkan bahwa implementasi program ini akan menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa yang berlandaskan Profil Pelajar Pancasila. Bidang Pendidikan Dasar akan bergerak aktif melakukan sosialisasi, pelatihan, serta monitoring ke sekolah-sekolah untuk memastikan nilai-nilai budaya aman dan nyaman ini benar-benar terinternalisasi, baik dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Melalui pelaksanaan advokasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang berharap seluruh elemen pendidikan mulai dari kepala sekolah, guru, komite, hingga orang tua dapat menyatukan visi dan langkah. Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan mutu pendidikan di Kota Malang yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga sukses dalam mencetak generasi emas yang berkarakter kuat, sehat secara mental, dan berdaya saing tinggi. (Iza Pendas)
Bagikan Juga