Gali Potensi Seni Siswa, Disdikbud Gelar FLS3N Serentak di Lima Kecamatan Se-Kota Malang
Rabu,08 April 2026 by Azhar Arranirie
MALANG (08/04/2026), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar resmi membuka gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di lima wilayah kecamatan, yakni Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Sukun, dan Lowokwaru. Sebagai ajang tahunan yang dinantikan, FLS3N menjadi wadah strategis bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar untuk mengekspresikan kreativitas, mengasah bakat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa sejak dini. Pelaksanaan lomba di masing-masing kecamatan menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari seluruh satuan pendidikan. Ratusan siswa terbaik dari berbagai sekolah dasar berkompetisi secara sehat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan dukungan penuh dari para kepala sekolah dan guru pembimbing, ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang apresiasi seni yang mempertemukan keberagaman talenta anak-anak berbakat di Kota Malang dalam atmosfer yang positif dan inspiratif.
03.jpg904.13 KB Pada tahun ini, FLS3N tingkat kecamatan menghadirkan berbagai cabang lomba yang bervariasi untuk mewadahi spektrum minat seni dan sastra siswa yang luas. Cabang-cabang tersebut meliputi lomba Gambar Bercerita, Kriya Anyam, Menyanyi Solo, Pantomim, Seni Tari. Selain itu, terdapat pula bidang sastra dan keterampilan berbahasa melalui lomba Mendongeng dan Menulis Cerita. Diversitas cabang lomba ini dirancang untuk menggali potensi peserta didik, baik dalam bentuk ekspresi visual, olah vokal, gerak tubuh, maupun kemampuan literasi yang mendalam.
05.jpg947.81 KB Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari penguatan pendidikan karakter. Melalui seni, siswa diajarkan untuk memiliki nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kepercayaan diri. Khusus untuk cabang seperti Kriya Anyam dan Seni Tari, diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian kearifan lokal, sementara lomba Menulis Cerita dan Mendongeng diharapkan mampu memperkuat fondasi literasi dasar bagi generasi muda di tengah arus digitalisasi.
02.jpg751.63 KB Proses penjurian dilakukan secara profesional oleh para praktisi dan akademisi di bidang seni yang berkompeten. Para pemenang yang berhasil meraih juara di tingkat kecamatan ini nantinya akan mewakili wilayahnya masing-masing untuk melaju ke kompetisi FLS3N tingkat Kota Malang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia di tingkat kecamatan yang telah bekerja keras memastikan sarana dan prasarana lomba memadai, sehingga para peserta dapat tampil maksimal dalam menyalurkan ekspresi artistiknya. 06.jpg186.21 KB Melalui penyelenggaraan FLS3N yang sukses di Kecamatan Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Sukun, dan Lowokwaru ini, diharapkan muncul bibit-bibit seniman muda yang unggul dan berkarakter dari Kota Malang. Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen memberikan ruang bagi tumbuh kembang potensi non-akademik siswa agar selaras dengan capaian akademik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar dalam mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan memiliki kebanggaan terhadap identitas budaya Indonesia. (Iza Pendas)