Kolaborasi SMA Kolese Santo Yusup dan Disdikbud Kota Malang

Selasa,03 Maret 2026 by Azhar Arranirie

MALANG (03/03/2026) - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif lembaga pendidikan dalam memperkaya khazanah intelektual dan budaya masyarakat. Baru-baru ini, SMA Kolese Santo Yusup (Hua Ind) Kota Malang sukses menyelenggarakan rangkaian acara besar yang memadukan literasi dan tradisi. Acara ini menjadi sangat istimewa dengan hadirnya tokoh pers nasional, Bapak Dahlan Iskan, dalam sesi Talkshow dan Bedah Buku yang membedah pemikiran visioner serta pengalaman hidup beliau yang inspiratif bagi dunia pendidikan.

Hadir memberikan apresiasi langsung, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Bapak Muflikh Adhim, S.E., M.M., mewakili Kepala Dinas dalam mendukung penuh gelaran ini. Dalam sambutannya, Bapak Muflikh Adhim menyampaikan bahwa kolaborasi antara sekolah dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang dinamis. Beliau menekankan bahwa kegiatan yang digagas oleh SMA Kolese Santo Yusup ini adalah bentuk nyata implementasi penguatan karakter melalui literasi dan apresiasi keberagaman budaya di Kota Malang.
02.jpg 116.25 KB

Kemeriahan acara semakin memuncak dengan ditampilkannya Pertunjukan Seni Budaya Chinese yang memukau para undangan. Melalui gerak tari dan alunan musik tradisional yang artistik, pertunjukan ini menjadi sarana edukasi visual mengenai pentingnya menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi. Kehadiran seni ini juga menegaskan identitas Kota Malang sebagai kota yang inklusif, di mana berbagai etnis dan budaya dapat tumbuh berdampingan secara harmonis dan saling memperkaya satu sama lain.

Tidak hanya menjadi penikmat seni, para peserta juga dilibatkan secara aktif melalui Workshop Seni Chinese. Dalam sesi praktis ini, para siswa dan masyarakat umum diajak untuk mengenal lebih dekat teknik-teknik kesenian tradisional yang sarat akan filosofi. Workshop ini bertujuan untuk menanamkan rasa memiliki terhadap kekayaan budaya dunia serta melatih ketrampilan motorik dan kreativitas peserta. Hal ini sejalan dengan visi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan estetika.

Melengkapi pengalaman budaya tersebut, Festival Kuliner Chinese turut hadir menyemarakkan suasana dengan berbagai sajian autentik yang menggugah selera. Festival ini menjadi jembatan diplomasi budaya melalui cita rasa, di mana kuliner dipandang sebagai produk kebudayaan yang paling mudah diterima oleh semua kalangan. Kehadiran stand kuliner ini juga memberikan dampak positif bagi ekonomi kreatif di lingkungan pendidikan, sekaligus merayakan akulturasi budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang Kota Malang.

Sebagai penutup, rangkaian kegiatan yang diwakili oleh Bapak Muflikh Adhim, S.E., M.M. ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Malang untuk terus berinovasi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMA Kolese Santo Yusup atas keberhasilannya merajut literasi, seni, dan kuliner dalam satu wadah edukatif. Semangat kebersamaan dalam keberagaman ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Malang sebagai kota pendidikan yang berbudaya dan bermartabat. (Iza Pendas)

Bagikan Juga

Pesan